Bupati Mamasa

bupatiDrs.H.Ramlan Badawi, MH. Lahir di Kabupaten Polewali Mamasa pada tanggal 13 Oktober 1963. Memulai pendidikannya pada Sekolah Dasar dan tamat pada tahun 1974, tamat SMP tahun 1977 kemudian masuk Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dan tamat pada tahun 1981. Beliau melanjutkan Pendidikan Tinggi pada IKIP Ujung Pandang dan selesai pada tahun 1986. Sebagai sosok yang senantiasa mengedepankan pendidikan, maka diselah-selah kesibukannya ia masih sempat menyelesaikan Program Pasca Sarjana Magister Hukum pada UKI Paulus Makassar yang diselesaikan pada tahun 2007.

Perjalanan karier Drs.H.Ramlan Badawi,MH. Diawali sebagai guru SD pada tahun 1983 kemudian dipromosikan sebagai Kepala Sekolah pada tahun 1992 dan karena prestasinya kemudian diangkat sebagai Pengawas Sekolah pada tahun 1995 bahkan dua tahun kemudian yakni tahun 1997 dilantik sebagai Kepala Kantor Pendidikan Kecamatan. Seiring dengan perkembangan, karier beliau juga makin menanjak dan ketika terbentuk kabupaten Mamasa pada tahun 2002, beliau diangkat menjadi Kepala Kantor PMD yang selanjutnya menjadi Kepala Badan PMD Kabupaten Mamasa. Pada awal tahun 2008 beliau dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bahkan diakhir tahun 2008 terpilih sebagai Wakil Bupati Mamasa. Dalam perkembangan selanjutnya beliau dilantik sebagai Bupati Mamasa sampai sekarang.

Didampingi isteri tercinta Hj.Ratna Ramlan, beliau memimpin kabupaten Mamasa dengan pendekatan persuasive dan pemberdayaan masyarakat. Drs.H.Ramlan Badawi,MH. adalah sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat. Beliau juga sangat peduli terhadap pendidikan, kesehatan dan perbaikan perekonomian masyarakat. Menyadari potensi Mamasa dan ditetapkannya Mamasa sebagai Destinasi Pariwisata Unggulan Sulawesi Barat maka beliau memberikan perhatian serius terhadap pembangunan sector pariwisata kabupaten Mamasa. Beliau sangat yakin bahwa sector pariwisata akan menjadi sumber PAD terbesar di kabupaten mamasa dimasa yang akan dating sehingga harus ditangani secara holistic dan sinergis.  Dibangunnya Bandara di kabupaten Mamasa yang diharapkan dapat beroperasi pada akhir tahun 2013 akan memudahkan akses bagi wisatawan dan investor masuk ke daerah Mamasa.

Posisi geografis kabupaten Mamasa yang teletak diantara Tana Toraja, Makassar dan Mamuju akan menjadikan Mamasa sebagai segitiga emas bagi para wisatawan dan investor. Karena potensi yang besar ini maka dalam setiap kesempatan bertatap muka dengan masyarakat, Bupati yang murah senyum ini senantiasa mengajak masyarakat untuk menjadi masyarakat sadar wisata dengan mengamalkan Sapta Pesona dalam kehidupan sehari-hari.

 

Bupati Mamasa,

 

Drs. H. RAMLAN BADAWI, MH.